Pada Postingan kali ini saya akan membuat Tutorial kontrol animasi dengan tombol play. Pasti anda akan bertanya apa itu kontrol animasi dengan tombol play ?.kontrol animasi dengan tombol play artinya suatu animasi yang kita buat tidak akan berjalan apabila kita tidak menekan / meng-klik tombol play. Hal itu akan menbuat suatu komunikasi antara animasi dengan pengguna.
inilah contoh animasi kontrol tombol play :
Baik langsung saja kita membuat animasi tersebut. berikut langkah – langkah pembuatannya :
1. layer 1 rename menjadi “bola”. Kemudian buat objek bola dengan oval tool pada layer bola di frame 1.
2. pada frame 1 klik kanan pilih Create Motion Tween.
3. Tekan F6 (Insert Keyframe) pada frame 20. Kemudian ubah posisi bola menjadi seperti di bawah ini.
4. pada frame 20 klik kanan pilih create motion tween , lalu Tekan F6 (Insert Keyframe) pada frame 40. Kemudian ubah posisi bola menjadi seperti di bawah ini :
5. Kembali pada frame 1 pada properties ubah rotate menjadi CW (searah jarum jam) .
6. pada frame 20 di properties ubah rotate menjadi CCW (berlawanan dengan jarum jam) .
7. Insert layer 2 lalu rename menjadi “tombol”. Kemudian buat objek pesegi panjang dengan rectangle tool yang di dalamnya ada Text ( buat dengan text tool ).
8. Blok persegi itu kemudian tekan F8 (Convert to Symbol ) ubah type menjadi “button” dan beri name “tombol”.
9. Masih di layer tombol, klik kanan pada button tombol lalu pilih action.
10. tuliskan script seperti ini :
11. Pada frame 1 layer bola, Klik kanan pilih action. Tuliskan script seperti ini :
Motion guide adalah salah satu fasilitas dari flash yang digunakan untuk membuat animasi motion tween bergerak sesuai jalur (guide) yang telah kita buat. Hasil animasi motion guide ini selain halus (karena motion tween) juga lebih teratur karena animasi bergerak sesuai jalur / sirkuit yang kita buat. Berikut cara - cara membuat Motion Guide dengan jalur elips :
1. buka aplikasi macromedia flash yang anda punya di kompi anda, lalu pilih flash dokument.
2. Ubah layer 1 dengan nama kotak A. Lalu dengan menggunakan rectangle tool, buat sebuah objek kotak. Setelah itu, klik text tool ketik huruf A lalu letakkan di dalam gambar kotak tersebut.
3. Blok objek kotak dan huruf A, tekan F8 pada keyboard, pilih Graphic, klik OK.
4. Insert layer baru, ubah dengan nama bulat B. lalu Dengan menggunakan Oval Tool, buat objek lingkaran, lalu klik Text Tool, ketik huruf B, letakkan kedalam objek lingkaran.
5. Blok objek kotak dan huruf B, tekan F8 pada keyboard, pilih Graphic, klik OK.
6. Klik di layer kotak A, klik add motion guide.
7. lalu Di layer Guide kotak A dengan menggunakan oval tool buat sebuah objek elips.
8. Klik gambar elips, lalu di properties ubah X: menjadi 88.0 dan Y: menjadi 91.0. hal itu digunakan agar pasisi X = 88 dan Y = 91.
9. Klik di layer bulat B, klik add motion guide.
10. Lalu Di layer Guide kotak A, klik kanan pada gambar elips pilih copy,lalu paste di layer guide bulat B. sampai benar-benar elips itu seperti menyatu.
11. Lalu klik di frame 45 sambil menekan shift. Ini akan menyeleksi semua layer. Lalu klik kanan pilih insert frame.
12. Jika benar hasilnya seperti ini
13. Pada layer kotak A, klik kanan di frame 1 pilih create motion tween.
14. Lalu klik kanan di frame 15 pilih insert keyframe.
15. Drag objek kotak A menjadi seperti dibawah ini.
16. Lakukan step 10 dan 11 pada frame 30 dan 45. (Drag objek kotak A mengikuti gambar elips searah jarum jam).
17. Lalu masih di layer kotak A, klik kanan di frame 1, lalu ubah properties rotate menjadi CW. Lakukan hal yang sama pada frame 15 dan 30.
18. Untuk objek lingkaran yang ada di layer bulat B, langkah-langkahnya hampir sama dengan objek kotak di layer kotak A. Hanya saja motion guide dari objek lingkaran di layer B merupakan kebalikan dari objek kotak dilayer kotak A. (Properties rotate pada objek lingkaran di layer bulat B ubah menjadi CCW).
Arsenal dikenal sebagai salah satu raksasa sepak bola Inggris, dan selalu menjadi penantang utama gelar penting di Inggris maupun Eropa. Di bawah kepemimpinan pelatih Perancis, Arsene Wenger, Arsenal merombak gaya membosankannya menjadi salah satu tim paling atraktif di Inggris.
Pembelian pemain seperti Patrick Vieira dan Thierry Henry (dua-duanya kini sudah pindah) menjadi faktor yang mendorong prestasi Arsenal setelah era keemasan Tony Adams dkk. Salah satu prestasi gemilangnya adalah meraih double gelar Premier League dan Piala FA tahun 2002 serta menembus final Liga Champions tahun 2006.
Musim 2003-2004, pasukan Wenger mencatat rekor sebagai tim yang tidak terkalahkan sepanjang perjalanan Premier League. Pencapaian yang bakal sulit diulangi tim manapun juga. Kini, Arsenal lebih fokus mematangkan pemain-pemain mudanya yang rata-rata masuk kategori papan atas seperti Cesc Fabregas, Robin van Persie dan Emmanuel Adebayor(sekarang pindah ke Manchester City).
Sejarah Arsenal bermula dari inisiatif para pekerja di Royal Arsenal, Woolwich hingga klub ini berdiri pada 1886 dengan nama Dial Square sebelum kemudian berganti nama menjadi Royal Arsenal. Pada 1913, Arsenal menempati stadion baru di Highbury sebelum kemudian pindah ke Stadion Emirates musim 2006.
Musim 2007/08, The Gunners tampil memukau di awal-awal kompetisi baik Premier League maupun di Liga Champions. Namun, mental juara masih menjadi problem utama skuad muda Arsenal. Kini, meski tetap mengusung pemain-pemain muda berbakat, Arsene Wenger ingin kembali membawa klubnya merajai baik Inggris maupun Eropa.
Setelah kepergian Thiery Henry ke Barcelona, ban Captain di berikan kepada bek asal Perancis William Gallas. Di tengah musim 2008/09 Sang Captain William Galas membuat kesalahan dengan membeberkan konflik internal di dalam skuad Arsenal. Hal ini yang membuat Palatih Arsenal (Arsene Wenger ) Geram dan langsung mencopot Ban kaptain dariNya. Lalu Pelatih asal Perancis itu memutuskan untuk memilih Francesc Fabregas sebagai kaptain Arsenal. Fabregas menjadi kaptain termuda Arsenal yang berusia 20 tahun saat itu.